Kental

Kerana cinta itu datangnya dari hati yang tulus...

Pandangan kabur dongak langit tinggi
Hampir jatuh limpahan kaca hati
Pilu pedih sakit menikam sanubari
Menahan jatuhnya permata sakti

Kecewa dipermainkan sebegini rupa
Aku kuat dan kentalkan jiwa
Rapuhnya kasih yang dulu pernah aku puja
Hilang bersama debu-debu jelaga

Perlukah aku daki gunung tinggi
Mencari dan mengemis cintamu kembali
Gilakah aku sekiranya itu terjadi
Sedangkan engkau tersenyum tanpa memandangku lagi

Perlahan aku berhenti mengejar
Kerna kutahu hidup tidak selalunya bahagia
Kembali kepada hidupku yang wajar
Buang segala duka dan lara.

"Move On" sayang...

No comments: